Gua mulai hadir di dunia podcasting di tahun 2020. Uniknya, kala itu, gua tidak mendengarkan podcast sebagai konsumsi sehari-hari dan memilih langsung terjun untuk melakukan produksi podcast, sebagai narator, interviewer, dan editor Jangan Dipaksa Podcast.
4 tahun
berlalu, tepatnya saat gua pindah bekerja ke Jakarta, konsumsi gua terhadap
podcast naik signifikan. Hal ini disebabkan karena audio podcast bisa menjadi
pemecah kengantukan gua saat nyetir dengan durasi kurang lebih 3 jam dalam 1
hari. Seminimalnya, gua akan mengonsumsi 10 episode podcast per minggu dan itu
adalah jumlah yang cukup banyak.
Beruntungnya
gua menemukan podcast-podcast yang gua suka dan dapat memenuhi kuantitas
kebutuhan gua untuk mendengarkan podcast, Di kesempatan kali ini gua mau
membagikan 4 podcaster yang sangat gua kagumi. Tidak hanya sukses untuk membuat
podcastnya menjadi special dan unik, namun karakter dalam diri mereka membuat
gua selalu merasa terinspirasi.
Berikut
adalah list dari podcaster yang membantu saya terjaga setiap harinya
1. Iyas Lawrence – The Friday Podcast
Sebelum
aplikasi streaming podcast seperti spotify dan youtube music menjadi pilihan
utama para podcaster, Iyas sudah memulai ber-podcast terlebih dahulu di tahun
2018 melalui soundcloud. Menjadi pionir, biasanya, belum tentu menjadikan
seseorang yang terbaik. Namun Iyas menyandang dua hal tersebut karena memiliki
kepribadian seorang interviewer yang spesial.
Kritis,
menyentuh topik yang luas, dan dapat membuat suatu percakapan begitu mengalir.
Dari mulai
interview dengan artis papan atas, tokoh masyarakat, sampai local heroes yang
di dalamnya termasuk interview bersama Ibu Sumarsih berhasil Iyas dan tim
sajikan dengan sangat baik.
Gua juga
belajar untuk mendengarkan percakapan berbahasa Inggris dari Iyas. Hal-hal
tersebut membuat Iyas berhasil menjadi salah seorang podcaster terbaik yang Indonesia
miliki saat ini.
2. Tiara Dianita – REWIND from The Maple Media
Sebagai
sebuah media yang cukup baru, dengan fresh Maple berhasil masuk ke jajaran
podcast terbaik Indonesia versi gua dengan cara yang cukup unik. Dengan
adaptif, Maple membuat berbagai jenis video-podcast dengan berbagai tema.
Trick-Room yang ceria, Behind the Curtain yang deep dan misterius, sampai ke
Rewind yang menggali masa lalu untuk melihat ke depan. Seperti halnya jodoh
yang ditakdirkan untuk akhirnya bertemu, begitu pun dengan Rewind dan Tiara
Dianita.
Pertama
kali gua mendengar Tiara lewat segmen Rewind. Dan begitu mendengarkan bagaimana
Tiara mengelola percakapan, ada beberapa kepribadian yang menarik. Dari
ke-empat figur yang gua tulis di artikel ini, Tiara adalah seorang interviewer
yang sangat perasa. Sisi vulnerable-nya dalam sebuah percakapan membuat sebuah
percakapan menjadi begitu humanis.
Ketertarikan
akan suatu topik, jeda antara kalimat atau pertanyaan, dan mata yang berbinar ketika bertanya atau menanggapi topik, membuat dirinya begitu istimewa dalam
sebuah percakapan panjang.
3. Gita Wirjawan – Endgame Podcast
Gua inget
banget, pertama kali gua mendengarkan Pak Gita dalam percakapan panjang adalah ketika Baskara Putra menjadi tamu dari Endgame. Hal ini menjadi menarik karena
ternyata, untuk menikmati sebuah karya, terkadang setiap orang perlu entry-nya
masing-masing. Dan hal tersebutlah yang membuat gua mengenal Pak Gita lebih
jauh.
Pak Gita
adalah seorang intelektual yang nasionalis. Tamu-tamu yang diundang ke dalam
Endgame adalah tokoh-tokoh yang menjadi ahli di bidangnya, baik itu dari
nasional ataupun internasional.
Sering
sekali gua terpantik atau tertantang ketika mendengarkan gagasan baru yang
diutarakan Pak Gita dan tamunya pada setiap episodenya. Pak Gita tidak hanya
melakukan serial percakapan panjang ini untuk hiburan, namun untuk menyampaikan
misi yang beliau percaya akan membuat Indonesia lebih baik di masa depan.
Narasi
ketahanan energi, pendidikan bangsa, artificial intelligence, sampai issue
geopolitik yang berkaitan atau tidak dengan Indonesia.
Pak Gita
menunjukan, bahwa ternyata, diplomasi dapat dilakukan melalui media podcast,
dan beliau mengisi ruang ini dengan sangat baik.
4. Raditya Dika – Podcast Raditya Dika
Aneh banget
membayangkan bahwa Raditya Dika, seseorang yang gua baca tulisannya dari SMP,
menjadi seorang podcaster dengan view terbanyak di Indonesia saat ini. Seorang
introvert dengan se-gedung cerita kehidupan menariknya dapat bertransformasi
menjadi pewawancara pop yang dengan mudah relate dengan banyak penikmat podcast.
Radit selalu penuh dengan rasa penasaran dan memosisikan dirinya dengan konteks.
Terlebih, Radit selalu hadir seperti gelas kosong sekalipun banyak hal yang
dirinya kuasai dalam kehidupan.
Setahun ke
belakang, hampir setiap hari di weekdays, Radit dan tim secara konsisten
mengeluarkan konten podcast. Anehnya, Radit dapat mengonversi setiap kontennya
menjadi media yang bisa dikonsumsi setiap hari dan tidak membuat pendengarnya
fatigue. Termasuk saya.
Radit
menjadi bukti, bahwa konten yang berasal dari hati, akan selalu mendapat tempat
di hati para pendengar podcast di Indonesia.
Kita
memiliki waktu yang terus berkurang di sepanjang hidup kita. Alangkah lebih
bermaknanya jika setiap kesempatannya kita gunakan untuk menambah pengetahuan
baru dalam hidup kita. Salah satunya dengan cara mendengarkan podcast di
manapun kita berada.