Saya merasa saat saya SMP sampai SMA, saya tidak pernah berpikir panjang untuk menonton suatu film di bioskop. Karena jika dibandingkan dengan hari ini, saya bisa sangat selektif untuk memilih sebuah film untuk ditonton di bioskop. Sinopsisnya gimana, reviewnya bagus atau engga, sampai penasaran dan harus liat trailernya.
10 tahun yang lalu, saya melihat sebuah poster film seorang
pria berpakaian rapi sedang membawa koper di tangannya, namun dia sedang
berjalan di udara, setara dengan tingginya Gedung pencakar langit. Entah kenapa,
tanpa pikir panjang saya langsung ingin sekali menonton film itu. Sebuah film
yang berjudul The Secret Life of Walter Mitty.
Sialnya, layar bioskop dari The Secret Life of Walter Mitty
sangat terbatas. Kala itu mall terdekat dari rumah saya, Cibubur Junction,
bahkan tidak menayangkan film tersebut (atau mungkin karena terlambat untuk
mengecek jadwalnya di web 21cineplex). Berkat pacar saya kala itu yang sangat
baik, dia menemani saya untuk pergi ke Pejaten Village (itu adalah kunjungan
pertama saya ke Penvil) untuk menonton film yang sangat saya idam-idamkan ini.
Tidak ada ekspektasi apapun, namun Ketika film ini berjalan
dari bagian awalnya, saya langsung terkesima dengan bagaimana CGI beserta
dentuman kanan kiri dari narasi cerita hadir setelah adegan perkenalan yang
khidmat. Belum lagi dengan quotes yang banyak hadir di sepanjang film membuat
saya sangat terkesima.
The Secret Life of Walter Mitty bercerita tentang seorang
laki-laki paruh baya bernama Walter Mitty yang bekerja sebagai manager pengelolaan
asset negative foto untuk dijadikan sampul dari majalah LIFE menghadapi fakta
bahwa majalah LIFE akan bertransformasi dari konvensional menjadi digital. Dan hal
itu mengakibatkan pengurangan karyawan besar-besaran dari kantornya saat ini.
Majalah LIFE yang akan menerbitkan edisi terakhirnya meminta
seorang fotografer andalannya, yaitu Sean O’Connell, untuk mengirimkan foto
terbaiknya untuk dijadikan cover majalah tersebut. Sean akhirnya mengirimkan negative
film dari fotonya kepada Walter Mitty, namun negative film tersebut ternyata
hilang dari paketnya.
Walter Mitty, yang dalam sepanjang hidupnya tidak pernah
melakukan apapun di luar rutinitasnya harus menemukan Sean, yang keberadaannya
di penjuru dunia tidak pernah diketahui oleh siapapun, demi menanyakan
keberadaan negative film tersebut. Dan di sinilah petualangan dimulai
Teruntuk kamu yang belum menonton filmnya, saya menyarankan kamu
untuk berhenti di sini. Namun jika kamu tidak khawatir dengan spoiler, please
take a ride with me.
“To see the world. Things dangerous to come to. To see behind walls. Draw closer. To find each other. And to feel. That is the purpose of LIFE.
Film ini adalah film dengan pace
yang sangat lambat dan menitikberatkan kepada kata-kata inspirasional yang
diterjemahkan ke dalam percakapan. Kalau kamu tidak familiar atau tidak
menyukai film dengan tema tersebut, jelas ini bukan film untukmu.
Kita akan disuguhkan dengan
pemandangan tempat-tempat yang indah. Petualangan yang diambil oleh Walter
Mitty membawanya ke tempat-tempat yang tidak pernah dia bayangkan sepanjang hidupnya.
Untuk mendapatkan semua hal itu, dia hanya membutuhkan satu keberanian untuk
memutuskan hal besar, sekalipun hal itu memiliki nilai beli yang besar. Tapi bukankah
itu esensi dari kehidupan?
Walter Mitty sedari awal hidupnya
adalah seorang yang pemberani. Dia juga merupakan anak yang memiliki banyak
prestasi. Namun di puncak masa remajanya, dia harus merelakan segala mimpinya
dan menanggung tanggung jawab kehidupan yang besar. Ketika dia telah menerima
bahwa sepanjang hidupnya akan berjalan dengan apa adanya, momen yang mengubah
kehidupannya datang. Dan dia menjalani semuanya secara penuh.
Saya melihat, Walter Mitty adalah
cerminan dari saya pribadi. Sebegitu membekasnya sampai-sampai semua narasi
untuk terus bergerak maju, apapun yang terjadi, betapapun beratnya semua pilihan
yang hadir di depan mata, harus selalu kita hadapi.
Di satu fase dalam film tersebut,
Walter Mitty tentu saja menghadapi banyak kebuntuan yang akhirnya tidak
mempertemukannya dengan tujuannya. Namun, setelah dia mendapatkan esensi dari
kehidupan, dia menyadari bahwasanya, tidak selalu apa yang kita inginkan merupakan
hal yang terbaik untuk kita dalam kehidupan.
Makna dari kehidupan, pastinya
berbeda-beda untuk semua orang. Tapi Ketika kamu menemukannya, saya harap kamu
dapat selalu diselimuti dengan damai dan kebahagiaan.
The Secret Life of Walter Mitty
saat ini sedang tayang di Netflix!
No comments:
Post a Comment