Wednesday, December 21, 2022

Rumah ke Rumah

Ketidaknyamanan adalah salah satu hal yang paling aku hindari dalam hidup.

Sekalipun dalam kehidupanku aku cukup erat bergelut dengan rasa tidak nyaman, tapi entah kenapa rasanya tidak pernah terbiasa.

Akhir tahun yang aku ekspektasikan akan hangat, tenang, dan menyenangkan harus sedikit terganggu dengan realita ketika aku diharuskan untuk pindah kost-an

 

Maret 2023 akan menjadi tahun ke-5 ku di Bandung dan kost-anku berikutnya akan menjadi tempat tinggal ke-5 ku juga di kota ini

Sebagai seseorang yang selalu berusaha menghindari ketidaknyamanan, pindah tempat menetap adalah hal yang benar-benar mengganggu

Untuk kost-anku yang terakhir ini, pemiliknya berencana menjual kost-annya dan satu persatu penghuninya memutuskan untuk pindah hingga menyisakkanku sendiri

Harus mencari tempat baru, harus beradaptasi lagi dengan lingkungan, pemikiran "apa nanti akan cocok dengan suasananya?" dan sebagainya berhasil memporak-porandakan moodku menjelang pergantian tahun

 

Tapi begitulah hidup, masing-masing dari kita tidak pernah benar-benar berjalan di tempat

Pada satu kesempatan bisa jadi kamu yang meninggalkan, bisa jadi kamu yang ditinggalkan

Bisa jadi kamu yang terlalu nyaman menikmati hidup sementara orang lain bekerja begitu keras pada waktu yang sama

Bisa jadi kamu dapat dengan tenang beristirahat sementara orang lain harus segera beranjak meneruskan perjalanan hidupnya yang mungkin juga tidak dia suka

 

Apapun alasan orang lain meninggalkan tempat tinggal, kita harus menghargai itu

Karena baginya, babak baru kehidupan sudah menunggu di depannya

Dan bagi kita, pertemuan singkat telah sampai di penghujung waktunya

 

Dari rumah ke rumah, dari satu tempat tinggal ke tempat menetap yang lain

Jika bisa memilih, aku akan menetap di tempat yang sudah aku kenal dengan baik ini

Namun jika memang diharuskan untuk berpindah, maka opsi yang tersisa hanya menjalaninya saja


Dari pengalamanku berpindah tempat menetap sebanyak 4 kali dalam 5 tahun terakhir, aku tahu betul bahwa yang terberat hanyalah langkah awal

Pada akhirnya, kamu yang harus berpindah tempat tinggal akan berhasil menemukan tempat yang membuatmu nyaman dan bisa menjadi dirimu apa adanya kembali entah di percobaan yang keberapa

Untukku, semoga tempat menetap ini menjadi tempat tinggalku dalam waktu yang cukup lama

Karena sesungguhnya, aku benci packing barang… argh…

 

No comments:

Post a Comment