"I want you to be the happiest terminally ill person the world has ever seen" -Cha Mijo
Thirty Nine adalah series drama korea yang
baru banget gua selesaiin setelah Boys Before Flowers (2009) di indosiar yang
artinya ada sekitar 13 tahun dimana gua mau untuk nyelesaiin series drama korea
lagi.
Ketertarikan gua dimulai ketika gua ngeliat twit Annisa Chairiyanti di suatu malam (thanks to her for bringing this series recommendation) dimana dia ngutarain kesannya sama series Thirty Nine. Ketika gua baca sinopsis dan explore genrenya, gua ngerasa ini tepat banget sama apa yang lagi mau gua tonton karena Podcast gua lagi mau ngeluncurin serial monolog dengan tema, "Menjadi Dewasa".
And I really wondering that much how we will live
our life in 39.
Thirty Nine adalah drama tentang tiga
sahabat yang bertemu secara kebetulan saat SMA dan terus bersama hingga mereka
berusia 39 tahun. Ketiganya memiliki kesibukan dan masalah masing-masing namun
tetap selalu berusaha menghabiskan waktu bersama setiap ada kesempatan.
Ketenangan dan keindahan persahabatan mereka yang telah berjalan 20 tahun harus berubah ketika mereka mengetahui
bahwa salah satu dari mereka akan pergi untuk meninggalkan persahabatan mereka
untuk selamanya
Wew... gua menyumbang buat bikin
sinopsisnya terdengar semakin dramatis wkwkwk
Gua nonton Sabtu dini hari tanggal 26 Maret 2022 dan kesan pertama gua untuk episode satunya adalah... B aja. Durasi satu jam di setiap episodenya juga ngebuat gua sangsi karena menghabiskan waktu yang lama. Episode satunya juga engga nge-hook gua sama sekali. Terlebih gua gak suka sama film yang ending-nya pemeran utamanya akan meninggal (ini bukan major spoiler karena di trailernya udah dikasih tau).
Gua memikirkan untuk nge-drop Thirty Nine hari itu juga
Besoknya, gua cerita sama kakak gua dan dia
bilang,
"Bagus tau! Lo tonton dulu sampe
episode 5. Habis itu baru deh lo tentuin lanjut atau engga" Thanks to my
sister for pushing me to continue this series dan akhirnya gua terusin episode
2, episode 3, dan gua semakin suka sama series-nya
Gua paling suka (dan paling lemah) sama film
yang bertemakan keluarga dan persahabatan. Dan Thirty Nine ngebabat abis dua
tema besar itu.
Persahabatan mereka adalah bentuk yang
paling stabil sekaligus unik dari hubungan pertemanan. Yang bisa banyak menikmati diam
dalam kehadiran dan kebersamaan. Berdebat dengan suara tinggi namun tetap
mengerti intensi dari hal yang ingin disampaikan. Sampai ke perasaan saling
memiliki ketika ada yang kesulitan
Chemistry yang dibuat oleh ketiga aktrisnya
luar biasa bagus. Sama sekali gak ada kecanggungan ketika memainkan perannya
dan menjadi apa adanya mereka dengan sifat yang diinginkan dari penulis serta
sutradaranya. Ketiga aktris yang benar-benar berumur di sekitaran 39 tahun
ngebuat mereka benar-benar tahu apa yang mereka rasakan di umur 39 tahun.
Thirty Nine adalah well scripted series
dimana dedikasi penulis ceritanya untuk merangkai dan menghubungkan seluruh
dialog, lokasi, suasana, back song, sampai emosi dari setiap kejadiannya
berakhir dengan baik dengan plot hole yang minimal (episode terakhirnya bagus
banget!)
Thirty Nine banyak menghabiskan seluruh
penjelasan dan penyelesaiian konflik dramanya dengan ngobrol dan makan (serta minum). Kita
akan ngeliat banyak momen dimana mereka makan di berbagai tempat dan
membicarakan apa yang sedang terjadi diantara mereka. Penikmat genre slice of
life pasti suka banget.
Thirty Nine juga mampu menyelesaikan
masalah dengan alur maju dengan tetap sedikit menyisipkan foreshadowing untuk
tabungan konflik puncak di penghujung ceritanya. Memulai episode dengan
kenangan ketika mereka muda dan mengakhirnya dengan menyambungkannya dengan
kenangan itu adalah konsep yang brilian.
Film yang gua kira awalnya akan lebih
banyak membahas tentang, "it's okay to starting a life when we reach
39" berubah menjadi, "kita harus selalu ngabisin waktu dengan kebahagiaan
seakan-akan gaada hari esok"
Alhasil gua berhasil menyelesaikan Thirty
Nine di hari Kamis 31 Maret 2022 bersama dengan nangis-in kisah mereka setiap
harinya
Thirty Nine became a worth to watch series
if you are a person that cherish your time with your friends.
Gua udah nyari-nyari quotes di internet dan
ga nemu penggalan dari kata-kata yang mau gua sisipin di penghujung review ini.
Gua coba nginget dan pasti gaakan sama persis sama yang diucapin salah satu
pemerannya di series ini. Tapi kurang lebih kaya gini,
"Apa kado yang paling kamu inginkan
saat dulu usia kamu ada di 29 tahun?"
"...Pertemanan kami..."
Friendship is sure one of the most precious
things in life
Thirty Nine just remind me that we must
always cherish every moment in our life, especially with your loved ones
Never let the time just passes by
Make it count every second until it last and fly